Selasa, 11 Mei 2010

Pendidikan Berbasis Desain pada SMK

Sistem pendidikan kita sering menjadi objek perbincangan oleh berbagai media, baik media cetak maupun media elektronik. Hal ini tentu tidak terlepas dari menurunnya kualitas Pendidikan secara nasional. Salah satunya adalah kualitas tamatan SMK yang didesain untuk membina tenaga kerja tingkat menengah yang berilmu, beriman, punya etos kerja, punya sikap interpreneur dan keterampilan/skill/keahlian khusus. Banyak indikator sebagai alat ukur yang dikemukakan para pengamat maupun praktisi dalam bidang pendidikan tersebut, salah satunya adalah rendahnya daya saing alumni SMK di dunia usaha/industri dibanding alumni dari negara lain. Hal ini tentu agak membingungkan kita, bila dibandingkan dengan prestasi pelajar Indonesia yang selalu tampil sebagai punggawa dalam berbagai bidang pada Olimpiade pendidikan.

Pendidikan berbasis desain pada SMK tentulah tidak dapat diberlakukan secara umum, tetapi setidaknya prinsip dari desain tersebut dapat diterapkan dibanyak hal dalam pendidikan di SMK. Mendesain sering dikonotasikan sebagai kegiatan merancang. Bagi sebagian orang (dengan basis senirupa) mendesain adalah upaya menciptakan suatu bentuk seindah mungkin, sedetail mungkin, tapi bagi orang teknik mungkin mendesain adalah bagaimana menjadikan sesuatu dapat digunakan sesuai rumus-rumus teknik dan soal bentuk adalah nomor dua. Kita tidak perlu mereka-reka pengertian dari bidang disiplin lain, sedangkan dari dua sisi disiplin saja dapat melahirkan tafsir yang berbeda. Yang jelas soal pengertian akan membuka ruang diskusi yang panjang dan .........bisa didiskusikan dilain waktu aja.

2 komentar:

  1. wah.. la diupdate pak yal....

    BalasHapus
  2. ass,,,
    hayz pak,,,,,,
    slam knal aj dri q,,,,,,
    och y pak,,,,
    jgn lpa bpak knjungi jga blog sya yach.....
    sya bru mlai brmain d dnia maya......
    n' jgn lpa bwa ikuti blog sya.....
    blog bpak sdah sya ikuti....

    BalasHapus